Pembangunan Pagar Kantor Kades Tanjung Bunut Diduga Jadi Ajang Korupsi Pemborong

Selasa, 2 Desember 2025

Sumatera Selatan Kabupaten Muara Enim (JHN) — Fungsi pagar kantor adalah meningkatkan keamanan dengan membatasi akses masuk, melindungi aset kantor dari pencurian dan vandalisme, serta menciptakan kesan yang lebih profesional dan kewibawaan. Selain itu, pagar juga berfungsi untuk mengontrol lalu lintas keluar masuk, memberikan privasi, dan meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja bagi karyawan, 2/12/2025.

Spesifikasi pagar kantor mencakup material (seperti besi hollow, BRC, atau beton pracetak), dimensi (tinggi, tebal tiang, dan panjang panel), serta standar kualitas dan pengerjaan (seperti finishing, kualitas bahan, dan kerapian pemasangan). Spesifikasi dapat bervariasi tergantung jenis pagar dan kebutuhan keamanan atau estetika.

Bahan: Kualitas bahan harus baik, sesuai dengan standar mutu yang ditentukan (misalnya, besi beton harus bersih dari karat).
Pekerjaan: Tenaga kerja harus terampil, berpengalaman, dan hasil pekerjaan harus rapi, teliti, dan tidak cacat.
Finishing: Proses finishing seperti plesteran, acian, pengecatan, dan penggerindaan harus dilakukan dengan sempurna untuk memberikan hasil akhir yang baik.
Pemasangan: Pemasangan harus dilakukan sesuai dengan gambar kerja, dan sambungan harus kuat serta rapi.
Inspeksi: Kontraktor harus siap untuk membongkar dan memperbaiki pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi atas instruksi pengawas proyek.

Proyek pembangunan kantor Kepala Desa Tanjung Bunut, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan jadi sorotan LAKRI Muara Enim dan Masyarakat, pasalnya;

Pembangunan Pagar ini diduga tidak Transparan, diduga tidak sesuai Spek, diduga memakai Material murahan untuk mendapatkan keuntungan pribadi oknum pemborong, atau jangan jangan ada kongkalingkong dengan dinas terkait, atau juga anggota Dewan.

Menurut keterangan Feri Fadli Ketua DPK LAKRI Muara Enim sekaligus Masyarakat Desa Tanjung Bunut,
Kedalaman pondasi pagar sangat tidak sesuai, karena ada saja yang hanya kedalaman berkisar 10 cm, juga saya tidak melihat papan informasi proyek, jadi sebagai masyarakat desa tanjung bunut agar supaya pengawas mengontrol, kepada PPK supaya turun kelokasi proyek untuk mengecek, jangan sampai ada penyimpangan anggaran dengan mengurangi volume fisik bangunan, data lain sudah kita jilid namun tidak kita publikasikan dan kalau ada yang ingin meminta penjelasan silahkan hubungi kami kani siap menjelaskan” terang feri.

Sementara itu warga sekitar yang rumahnya tak jauh dari lokasi proyek yang berinisial BR saat di tanya awak media menjelaskan,
“Saya tidak tahu menahu tentang proyek ini tiba tiba saja datang material dan tukang, jadi saya tidak tahu pemborongnya siapa sumber dananya dari mana” ucap br singkat.

Sampai berita ini diterbitkan dinas terkait kabupaten Muara Enim belum bisa di konfirmasi.

Korlip SumSel

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait

banner-iklan

Perkembangan Virus Corona

Baca Juga

banner-iklan

Berita Terpopuler