Jejakhukumnusantara.com — Muara Enim Dugaan Penyelewengan Dana APBD Kabupaten Muara Enim Kembali Mencuat, Kali Ini Proyek Rehab Sistem Penyediaan Air Minun (SPAM) Jaringan Perpipaan Di Desa Sigam Kecamatan Gelumbang, kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. 01/02/2026.
Rehabilitasi (rehab) sistem penyediaan air minum dan perpipaan adalah perbaikan, pemeliharaan, atau peningkatan sarana dan prasarana SPAM (seperti unit air baku, produksi, distribusi) untuk menjamin pasokan air minum yang aman, berkualitas, kuantitas cukup, dan kontinuitas aliran ke masyarakat, melalui perbaikan infrastruktur pipa, katup, dan komponen pendukung lainnya agar berfungsi optimal dan efisien. Ini mencakup peningkatan jaringan pipa, perbaikan instalasi pengolahan air (IPA), serta memastikan seluruh sistem dari sumber hingga keran pelanggan berjalan baik sesuai standar.
Komponen Utama SPAM yang Direhabilitasi:
Unit Air Baku: Area pengambilan air dari sumber alam.
Unit Produksi (IPA): Instalasi pengolahan air untuk menjernihkan dan menjamin kualitas air minum.
Unit Distribusi (Jaringan Perpipaan): Jaringan pipa transmisi (dari IPA ke reservoir) dan pipa distribusi (dari reservoir ke pelanggan).
Unit Pelayanan: Layanan langsung kepada konsumen, termasuk sambungan rumah.
Tujuan Rehabilitasi:
Memperbaiki kerusakan fisik pada pipa dan instalasi.
Meningkatkan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas pelayanan.
Menjamin keamanan dan kesehatan air minum bagi masyarakat.
Meningkatkan efisiensi operasional dan efektivitas biaya.
Cakupan Pekerjaan:
Pemeliharaan Rutin & Berkala: Perawatan harian dan periodik pada seluruh unit SPAM.
Rehabilitasi Jaringan Perpipaan: Penggantian pipa lama/rusak, perbaikan kebocoran, atau perluasan jaringan.
Rehabilitasi Unit Produksi: Perbaikan atau peningkatan teknologi pengolahan air (koagulasi, flokulasi, filtrasi, desinfeksi).
Peningkatan Sarana Pendukung: Perbaikan reservoir, pompa, dan sistem kontrol otomatis.
Proyek Rehabilitas Sistem Penyediaan Air Minun (SPAM) Jaringan Perpipaan Di Desa Sigam kembali jadi sorotan warga dan awak media, terindikasi dugaan Mark Up,
pasalnya Banyak material yang tidak di ganti seperti contoh kecil saja kusen dan pintu.”kata salah seorang warga sekitar yang enggan di sebut namanya”.
Hal ini ketehahui awak media ini lantaran informasi dari Salah satu warga Desa Sigam yang tidak mau mengungkapkan namanya Yang ber inisial AND.
“Proyek ini baru selesai kurang lebih satu bulan, namun dengan anggaran demikian, pintu pun tidak di ganti, selain pintu cat pun ala kadarnya, dan juga plaster cuma di colat colet be,”
“Kami berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Muara Enim yang telah Merealisasikan bangunan ini, namun kami ingin apapun bangunan di desa kami di kerjakakan sebaik mungkin supaya bisa tahan lama” Pungkasnya.
Setelah di lakukan penelusuran siapa kontraktor/pemborong yang mengerjakan hingga saat ini belum diketahui. Namun awak media ini mencoba mengkonfirmasi pihak CV Cahaya Alam Purnama Astomo Melalui Via whatsapp yang mana mengungkapkan,
“Itu kawan minjam Cv” Ujarnya
Saat di singgung siapa pemborong guna untuk mendapat berita berimbang langsung dengan pemborong yang mengerjakan, Pihak Cv hanya Mengatakan
“Sedang di tempah minggu depan di pasang.
Dan yo agek di benari” Pungkasnya
Hingga berita ini di terbitkan awak media ini masih melakukan penelusuran guna untuk mengetahui siapa yang mengerjakan proyek tersebut.
Laporan tim Media Zona 3
Editor : Irno Irawan