Jalan Cor Beton Kel Gelumbang Belum Seumur Jagung Sudah Retak Diduga Dikerjakan Asal Jadi Diduga Dijadikan Ajang Mencuri Uang Negara Pemborong Dan Dinas Terkait

Minggu, 7 Desember 2025
Foto dukumentasi fisik jalan cor beton di kelurahan gelumbangkecamatan gelumbang kab Muara Enim 07/12/2025

Jejakhukumnusantara.com — Gelumbang Muara Enim Sumetera Selatan. pembangunan jalan cor beton di kelurahan (atau desa) pada umumnya direncanakan dan dilaksanakan berdasarkan musyawarah, 07/12/2025.

Foto dukumentasi fisik jalan cor beton di kelurahan gelumbang kec gelumbang kab Muara Enim 07/12/2025.

Proses ini merupakan bagian dari sistem perencanaan pembangunan partisipatif di Indonesia.
Musyawarah adalah pilar penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur di tingkat kelurahan/desa berjalan sesuai dengan aspirasi dan kebutuhan riil masyarakat setempat.
Berdasarkan Spek menggunakan pasir bersih,split dan semen,

Pembangunan Jalan Cor Betong di Kelurahan Gelumbang Kecamatan Gelumbang Kebupaten Muara Enim yang berlokasi dekat Waterboom Pandawa tidak jauh dari Rell Kereta Api menunju arah Desa Tambangn Kelekar belum Satu(1) bulan Sudah retak dan pecah.

Warga Sekitar saat di Konfirmasi Awak Media Inisial Jl Mengatakan ;
“Pekerjaan jalan ini seingat saya belum satu bulan dan bapak lihat sendiri sudah retak, dan perihal bangunan jalan ini siapa dan Cv apa atau dana dari mana saya tidak tahu, karena seingat saya tidak mendapati papan informasi proyek yang terpasang dan hampir setiap hari saya lewati jalan ini karena jalan ini satu satunya jalan yang saya gunakan untuk mencari nafkah,
Tolong pak buk sampaikan ke pemborongnya agar supaya di perbaiki,”tuturnya.

Berdasarkam Informasi Dari Ketua LAKRI Muara Enim Feri fadli mengatan ke media ini;
“Ya benar tim kami sudah  kami sudah mengkroscek ke lapangan setelah mendapat informasi dan keluhan dari masyarakat setempat bahwa, jalan cor beton di kelurahan gelumbang itu sudah retak padahal belum seumur jagung, dari data atau bukti dilokasi kami dari Lembaga LAKRI menduga adanya indikasi korupsi yang dilakukan oknum oknum yang tak bertanggung jawab yang merugikan masyarakat dan negara”.

Besar kemungkinan Jalan ini dikerjakan asal jadi oleh oknum pemborong dengan mengurangi material mulai dari agregat, semen dan campuran batu split, diduga ada juga main licik atau kongkalingkong antara Pemborong dengan Dinas terkait dikabupaten Muara Enim dan anggota Dewan untuk mencari keuntungan pribadi atau golongan,
Saat ini beberapa data sudah kita ketik dan copy tinggal jika sudah lengkap LAKRI akan laporkan ke APH”tutupnya.

Sementara Pihak pemborong saat dikonfirmasi Tim membalas,
“Lagi di benari atau sedang di perbaiki tukang lagi begawe(bekerja).

Hingga berita ini diterbitkan dinas terkait di kabupaten Muara Enim belum bisa dikonfirmasi.

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait