Jejakhukumnusantara.com — Muara Enim Kecamatan Belida Darat. Dua orang pengandara Sepeda Motor RX King vs Honda Beat adu kambing, di jalan Desa Tanjung Bunut – Sialingan Kecamatan Belida Darat Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Rabu 11/02/2026.
Kecelakaan yang sangat fatal itu mengakibatkan kedua pengendara Sepeda motor mengalami luka serius dan harus dilarikan ke rumah sakit, kedua korban merupakan Warga Desa Sialingan, kecamatan Belida darat, yang ber inisial Arz ( laki laki) dan inisial Kmrh ( perempuan).
Kejadian itu terjadi di wilayah Desa Tanjung Bunut kecamatan Belida Darat, diduga akibat jalan yang begitu semak, dikiri dan kanan jalan hingga menghalangi pandangan, pengendara harus mengambil posisi tengah akibat rumput dan duri yang mulai memenuhi badan jalan,
Irno Irawan yang keseharianya berada di wilayah tersebut mengungkapkan, dirinya sangat menyayangkan kecelakaan itu terjadi, dan mengkritik keras pemerintahan setempat yang enggan membersihkan desanya terutama di sepanjang jalan,
dirinya selalu mengkritik desa yang semak karena selama ini Dana Desa (DD) sangat besar mencapai Rp 1 Miliyar pertahun, namun para kades hanya mecibir dan menganggap kritikan itu hanya wacana iri hati saja,
Terutama Kades Sialingan, Desa dimana iya tinggal, kemungkinan juga kades yang lain di kecamatan Belida Darat yaitu Kades Tanjung Bunut, kades Babat, Kades Ibul, kades Gaung Asam, dan seluruh kades kecamatan Belida Darat Lainnya.
Irno juga mengkritik Desa lainnya yang jalan diwilayah desanya semak seperti Kades Kemang kecamatan Lembak.
Menurut irno, “Dana Desa mencapai Rp 1 miliyar/tahun saja Desa Semak, Apalagi ditahun 2026 ini Dana Desa Cumah Rp 300 Jutaan,
Dirinya menambahkan, “Saya rasa para Kades – Kades ini terkhusus di kecamatan Belida Darat perlu di Bina,
contoh kecil saja Kades Desa Sialingan alih alih membela rakyat yang di aniaya oleh perangkatnya, diduga membela pelaku dan sumber penyebab penganiayaan yang berawal dari Laporan Operator Desa, MIRIS SEKALI” Ucap Irno. (red)