JEJAKHUKUMNUSANTARA.COM, Bandung — Dalam momentum suci perayaan Paskah 2026, Pimpinan Redaksi Media Jejak Hukum Nusantara, Steven Samuel Lahengko, menyampaikan ucapan penuh makna kepada seluruh umat Kristiani, khususnya para pembaca dan mitra media di berbagai daerah.
Melalui pernyataan resminya, Steven menekankan bahwa Paskah bukan sekadar perayaan seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi spiritual yang mendalam tentang pengorbanan, harapan, dan kemenangan kehidupan atas kematian.
“Kiranya terang kebangkitan Kristus senantiasa menyinari jalan hidupmu dan memberikan kedamaian yang melampaui segala akal,” ujar Steven dalam pesannya, Minggu (05/04/26)
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai Paskah sangat relevan dengan kondisi kehidupan saat ini yang penuh tantangan, baik secara sosial, ekonomi, maupun moral. Menurutnya, semangat kebangkitan Kristus harus menjadi sumber kekuatan baru bagi setiap individu untuk bangkit dari keterpurukan, memperbaiki diri, serta membangun kehidupan yang lebih bermakna.
Sebagai pimpinan media yang aktif mengawal isu-isu hukum dan keadilan, Steven juga mengaitkan makna Paskah dengan pentingnya integritas, kejujuran, dan keberanian dalam memperjuangkan kebenaran. Ia mengajak seluruh insan pers dan masyarakat luas untuk menjadikan momen Paskah sebagai titik balik dalam memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai keadilan.
“Dalam terang Paskah, kita diajak untuk tidak hanya merayakan, tetapi juga menghidupi nilai pengorbanan dan kasih. Dunia saat ini membutuhkan lebih banyak orang yang berani berdiri di atas kebenaran, sekalipun harus menghadapi risiko,” tegasnya.
Lebih lanjut, Steven berharap agar semangat kebangkitan Kristus mampu mempersatukan masyarakat yang kerap terbelah oleh perbedaan. Ia menilai, kedamaian sejati hanya dapat terwujud jika setiap individu membuka hati untuk saling mengasihi dan menghargai satu sama lain.
Di tengah dinamika informasi yang semakin cepat dan kompleks, ia juga mengingatkan pentingnya peran media dalam menyebarkan pesan-pesan positif, edukatif, dan membangun harapan. Media, menurutnya, tidak hanya menjadi penyampai berita, tetapi juga penjaga moral publik.
“Paskah mengajarkan kita tentang harapan yang tidak pernah padam. Sebagai media, kami berkomitmen untuk terus menyuarakan kebenaran dan menghadirkan informasi yang mencerahkan masyarakat,” tambahnya.
Menutup pesannya, Steven Samuel Lahengko mengajak seluruh umat untuk menjadikan Paskah 2026 sebagai momentum kebangkitan iman dan pembaruan hidup.
“Selamat merayakan Paskah 2026. Semoga kasih dan damai Kristus senantiasa menyertai kita semua, hari ini dan selamanya,” pungkasnya. (*/Jhn)