Sentuh Tanahku dan PELATARAN Ubah Wajah Layanan Pertanahan, Masyarakat Kini Merasa Lebih Dimudahkan

Selasa, 2 Juni 2026

JEJAKHUKUMNUSANTARA.COM, Karawang – Transformasi digital yang dilakukan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mulai dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Melalui aplikasi Sentuh Tanahku dan program PELATARAN, layanan pertanahan yang selama ini kerap dianggap rumit perlahan berubah menjadi lebih sederhana, transparan, dan mudah diakses.

Perubahan tersebut dirasakan oleh Angelita (30), warga yang tengah mengurus kebutuhan administrasi pertanahan terkait rencana pembelian rumah. Baginya, layanan digital dan pelayanan akhir pekan menjadi solusi yang memudahkan masyarakat dengan mobilitas tinggi.

Saat mendatangi Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang pada hari Sabtu, Angelita merasakan langsung manfaat program PELATARAN yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan pertanahan di luar hari kerja. Kemudahan tersebut semakin lengkap dengan hadirnya aplikasi Sentuh Tanahku yang menyediakan berbagai informasi pertanahan secara digital.

“Kalau dulu mendengar kata urusan tanah rasanya sudah berat duluan. Tapi di sini saya belajar dan merasakan langsung bahwa sekarang jauh lebih baik. Dengan Sentuh Tanahku kita bisa lihat proses, dan layanan Sabtu seperti ini benar-benar membantu,” ungkap Angelita.

Pengalaman menggunakan layanan digital bermula ketika ia ingin memastikan legalitas dokumen pertanahan sebelum membeli rumah. Sebagai calon pembeli, ia ingin mengetahui status dan keabsahan dokumen tanah guna menghindari potensi masalah hukum di kemudian hari.

Dari kebutuhan tersebut, Angelita mengenal aplikasi Sentuh Tanahku dan langsung mengunduhnya. Menurutnya, proses verifikasi akun berlangsung cepat sehingga ia dapat segera memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia.

“Waktu mau beli rumah saya ingin tahu dulu apa saja yang harus dicek dari surat-suratnya supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Lalu saya tahu BPN punya aplikasi Sentuh Tanahku, jadi langsung saya download dan verifikasinya juga cepat, hari itu juga selesai,” katanya.

Melalui aplikasi tersebut, Angelita dapat memanfaatkan berbagai layanan informasi secara mandiri. Fitur Sertipikatku memungkinkan pengguna memeriksa data sertipikat, sementara fitur Cari Bidang membantu mengetahui lokasi dan posisi bidang tanah secara lebih akurat.

Keberadaan layanan digital ini dinilai memberikan kemudahan karena masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada proses manual untuk memperoleh informasi pertanahan. Berbagai data dasar kini dapat diakses langsung melalui telepon genggam.

Selain layanan digital, Angelita juga mengapresiasi program PELATARAN yang membuka layanan pertanahan pada akhir pekan. Menurutnya, layanan tersebut sangat membantu masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk mengurus administrasi pada hari kerja.

“Ngapain ambil antrean di hari biasa kalau hari Sabtu bisa? Hari kerja kan kita juga harus kerja. Dengan layanan Sabtu seperti ini jadi lebih fleksibel,” ujarnya.

Pengalaman Angelita menjadi gambaran bagaimana inovasi pelayanan publik dapat memberikan dampak nyata ketika dirancang sesuai kebutuhan masyarakat. Kombinasi antara digitalisasi layanan melalui Sentuh Tanahku dan fleksibilitas layanan tatap muka melalui PELATARAN dinilai mampu mengubah persepsi masyarakat terhadap layanan pertanahan.

“Menurut saya semuanya sudah bagus. Tinggal dipertahankan saja dan terus mengikuti perkembangan teknologi. Saya benar-benar suka dengan pelayanan seperti ini. Saya cinta ATR/BPN,” pungkas Angelita.

Transformasi yang dilakukan ATR/BPN melalui layanan digital dan pelayanan akhir pekan diharapkan semakin mendekatkan pelayanan pertanahan kepada masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan. (*/Kris)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait