
Manado 30-12-25.JHN._ Stafsus atau Staf Khusus Gubernur Sulit, Bpk. Recky Langie mewakili Bpk Hashim Djodjohadikusumo, untuk mengunjungi panti Werda Damai Ranomuut. Panti yang menjadi rumah terakhir bagi para lansia ini mengalami kebakaran, yang menyisakan luka hebat dan duka yang mendalam.
Kunjungan ini bukan hanya sekedar kunjugan biasa, tapi salah satu bentuk kepedulian dari seorang tokoh, yang adalah adik dari presiden Prabowo. Di wakili oleh Bpk. Recky Langie,yang langsung turun lapangan ke tempat terjadi nya musibah kebakatan yang menelan korban jiwa.
Tak tanggung tanggung, Bpk Hashim Djodjohadikusumo memberikan Donasi sebesar Rp. 250.000.000.,(Dua ratus lima puluh juta rupiah).
Bantuan donasi tersebut akan di transfer ke rekening yayasan panti werda damai. Kunjungan dari adik presiden prabowo ini juga, mengajak Bpk. Engel Glendy Sahanggamu untuk sama sama membantu yayasan yang di timpa bencana tersebut. Ini merupakan kepedulian yang sangat berarti, karna bukan hanya sekedar melihat lihat, tetapi langsung bertindak secara nyata menunjukan kepedulian.
Bpk. Recky Langie selaku Staf khusus gubernur menyampaikan bahwa bantuan kemanusiaan ini merupakan wujud nyata kepedulian pribadi Hashim Djodjohadikusumo kepada warga sulawesi utara, sekaligus bentuk empati mendalam atas tragedi kebakaran yang merenggut 16 korban jiwa, sebagian besar merupakan lansia penghuni panti.
“Pak Hashim turut berdukacita sedalam-dalam nya atas meninggal nya para lansia dalam peristiwa ini.Bantuan ini di harapka dapat membantu meringan kan beban yayasan, serta mempercepat proses pemulihan dan pembangunan kembali panti, ” Ujar Recky Langie.
Recky Langie berharap tragedi seruta tidak akan pernah terjadi lagi. Karna sampai menelan korban jiwa para lansia.
Ia menekankan pentingnya perhatian bersama terhadap aspek keselamatan, dan perlindungan bagi para lansia, khusus nya mereka yang tinggal di panti sosial.
“Bantuan ini Menegaskan komitmen Hashim Djodjohadikusumo dan Arsari Group dalam mendukung kegiatan kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat sulawesi utara yang tengah menghadapi musibah dan menyampaikan duka cita yang mendalam. “Ujar Recky Langie.
Dibalik angka dan nominal, bantuan ini menjadi simbol kehadiran negara dan para tokoh bangsa disaat bangsa nya terluka, sebuah pengingat bahwa kepedulian sekecil apapun, mampu menyalakan kembali harapan di tengah puing puing duka. . Red