Jejak Hukum Nusantara.com, Maluku – Semangat persaudaraan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap almamater membalut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 SMA Negeri 2 (SMANDU) Ambon yang dirangkaikan dengan Reuni Akbar Alumni Angkatan 2001 bertajuk “25 Taong Lapas Rindu”.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 7–8 Agustus 2026, menjadi momentum bersejarah bagi para alumni untuk kembali berkumpul setelah seperempat abad berpisah, sekaligus memperkokoh komitmen dalam menjaga nama baik sekolah serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Jum’at, 07/08/2026.
Mengusung slogan “Dulu Batamang, Skarang Basudara”, reuni tersebut tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi simbol eratnya ikatan persaudaraan yang telah tumbuh sejak masa putih abu-abu dan tetap terjaga meski para alumni kini mengabdikan diri di berbagai profesi, baik sebagai prajurit TNI, anggota Polri, aparatur sipil negara, tenaga pendidik, pengusaha, maupun profesi lainnya.

Sejak pagi, ratusan peserta memadati lingkungan SMA Negeri 2 Ambon. Mereka terdiri atas alumni lintas angkatan, siswa-siswi, dewan guru, para pensiunan guru, serta tamu undangan yang turut memeriahkan perayaan hari jadi salah satu sekolah tertua dan bersejarah di Kota Ambon tersebut.
Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai yang diikuti secara antusias oleh seluruh peserta.
Suasana penuh keakraban langsung terasa ketika para alumni yang telah lama berpisah kembali bertemu, saling menyapa, mengenang masa sekolah, hingga berbagi kisah perjalanan hidup masing-masing.
Usai jalan santai, kegiatan berlanjut dengan senam bersama, hiburan rakyat, permainan kekompakan, serta pembagian berbagai hadiah door prize yang semakin menyemarakkan suasana.
Gelak tawa dan canda para alumni menjadi gambaran nyata bahwa waktu tidak pernah mampu menghapus kenangan indah yang terukir selama menempuh pendidikan di SMANDU.
Ketua Panitia Reuni Angkatan 2001, Letkol Inf. John Balubun
John Balubun, menegaskan bahwa tema “Dulu Batamang, Skarang Basudara” dipilih sebagai refleksi perjalanan panjang persahabatan yang telah berkembang menjadi hubungan persaudaraan yang kuat.
Menurutnya, reuni bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi menjadi wadah memperkuat solidaritas, membangun komunikasi yang berkelanjutan, serta mempererat hubungan emosional antarsesama alumni.
“Dulu kita hanya batamang sebagai teman sekolah. Hari ini, setelah 25 tahun berlalu, kita berkumpul kembali sebagai saudara. Semangat ini harus terus dijaga karena keluarga besar SMANDU memiliki tanggung jawab moral untuk saling mendukung, menjaga silaturahmi, serta memberikan kontribusi nyata bagi almamater dan masyarakat,” tegas John Balubun.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, alumni, guru, serta pihak sekolah yang telah memberikan dukungan penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan penuh kekeluargaan.
Menurutnya, reuni 25 tahun ini bukanlah akhir dari kebersamaan, melainkan awal dari lahirnya berbagai program sosial, pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan yang akan dijalankan oleh Alumni Angkatan 2001 sebagai bentuk pengabdian kepada almamater maupun daerah.
Dalam sambutannya mewakili Alumni Angkatan 2001, Letkol Inf. John Balubun juga menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Kepala SMA Negeri 2 Ambon beserta seluruh guru, termasuk para guru purnabakti yang telah memberikan kesempatan serta dukungan terhadap penyelenggaraan reuni tersebut.
“Saya mewakili Angkatan 2001 mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah beserta seluruh guru yang telah mengakomodasi kami sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Tanpa dukungan sekolah, reuni ini tidak mungkin berjalan sebagaimana yang kita harapkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Jhon Balubun juga memberikan motivasi kepada para siswa SMA Negeri 2 Ambon agar memanfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya.
Ia mengingatkan bahwa disiplin merupakan modal utama untuk meraih cita-cita, baik sebagai anggota TNI, Polri, maupun profesi lainnya.
“Saya minta kepada adik-adik sekalian, belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jaga nama baik sekolah ini karena sekolah inilah yang telah melahirkan kami. Ke depan akan lahir lagi putra-putri terbaik yang menjadi perwira TNI, anggota Polri, dokter, guru, maupun pemimpin bangsa.”
Ia juga menekankan pentingnya membangun karakter sejak dini melalui kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mulailah disiplin dari hal-hal kecil. Kalau waktunya potong rambut, potong rambut dengan rapi. Hormati guru, patuhi aturan sekolah, dan banggalah menjadi bagian dari SMA Negeri 2 Ambon. Mari kita bersama-sama menjaga nama baik sekolah yang kita cintai ini,” pesannya disambut tepuk tangan para peserta.
Momentum yang paling khidmat berlangsung ketika Kepala SMA Negeri 2 Ambon secara resmi membuka rangkaian HUT ke-69 sekolah.
Pembukaan ditandai dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng sebagai ungkapan syukur atas perjalanan panjang sekolah dalam mencetak generasi-generasi terbaik bangsa.
Prosesi tersebut dilakukan oleh Kepala Sekolah didampingi Ketua Panitia Alumni SMANDU, Letkol Inf. John Balubun.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 2 Ambon F.P.Saumokil.S.Pi.M.PJ., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh alumni yang hingga kini tetap menunjukkan kepedulian terhadap almamater.
Menurutnya, keberhasilan sebuah lembaga pendidikan bukan hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kuatnya hubungan antara sekolah dengan para alumninya yang terus menjaga nama baik almamater dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Ia berharap semangat persaudaraan yang tercermin dalam reuni tersebut mampu menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi, menjunjung tinggi disiplin, serta memiliki rasa bangga terhadap sekolah yang telah melahirkan banyak tokoh di berbagai bidang.
Peringatan HUT ke-69 SMA Negeri 2 Ambon yang dipadukan dengan Reuni Perak Alumni Angkatan 2001 akhirnya menjadi bukti bahwa perjalanan waktu tidak pernah mampu menghapus nilai persahabatan yang dibangun sejak masa sekolah.
Melalui semangat “Dulu Batamang, Skarang Basudara”, keluarga besar Alumni Angkatan 2001 berhasil menghadirkan sebuah perayaan yang bukan hanya meriah, tetapi juga sarat makna.
Di sela reuni tersebut, Ketua Panitia Alumni SMANDU angkatan 2001, menyerahkan dua buah TV berukuran 100 inc kepada pihak sekolah, sebagai wujud tanggung jawab alumni.
Reuni ini menjadi simbol bahwa tali silaturahmi akan terus terpelihara, solidaritas akan terus diperkuat, dan kecintaan terhadap almamater akan tetap hidup untuk diwariskan kepada generasi-generasi SMANDU berikutnya.(JHN).