Wali Kota Bandung Ajak Warga Kurangi Plastik Sekali Pakai di Tengah Lonjakan Harga

Kamis, 16 April 2026

JEJAKHUKUMNUSANTARA.COM,BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, khususnya untuk kebutuhan makanan dan minuman takeaway. Ajakan ini disampaikan sebagai respons atas lonjakan harga plastik yang dinilai semakin membebani pelaku usaha maupun konsumen.

Saat ditemui di Taman Saturnus, Senin (13/4/2026), Farhan mengungkapkan bahwa kenaikan harga plastik saat ini cukup signifikan, bahkan disebut mencapai hingga 10 kali lipat dari harga sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai sebagai momentum penting untuk mendorong perubahan perilaku konsumsi masyarakat menuju pola yang lebih ramah lingkungan.

“Kalau plastik itu datang dari pabriknya, dan kita tahu harganya meningkat sampai 10 kali lipat,” ujarnya.

Menurut Farhan, situasi ini seharusnya tidak hanya dilihat sebagai tantangan, tetapi juga peluang untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap dampak penggunaan plastik sekali pakai. Ia menilai, kebiasaan penggunaan plastik yang berlebihan perlu mulai ditinggalkan secara bertahap.

Ia pun mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan wadah yang dapat dipakai ulang, seperti tempat makan dan botol minum yang sudah dimiliki di rumah. Selain membantu mengurangi sampah, langkah ini juga dinilai lebih ekonomis dalam jangka panjang.

“Lebih baik menggunakan tempat botram yang ada di rumah untuk makanan takeaway,” katanya.

Farhan menegaskan bahwa persoalan sampah plastik masih menjadi salah satu tantangan utama di Kota Bandung. Oleh karena itu, perubahan perilaku konsumen menjadi kunci penting dalam mengurangi volume sampah yang terus meningkat setiap tahunnya.

Pendekatan yang dilakukan Pemerintah Kota Bandung, lanjutnya, lebih menitikberatkan pada edukasi dan kesadaran masyarakat, bukan semata-mata pembatasan dari sisi produksi. Hal ini diharapkan dapat menciptakan perubahan yang lebih berkelanjutan.

“Ini pendekatannya ke konsumen agar beralih dari kontainer plastik sekali pakai menjadi kontainer yang bisa dipakai ulang,” jelasnya.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong gaya hidup berkelanjutan di tengah masyarakat perkotaan. Dengan semakin tingginya kesadaran terhadap isu lingkungan, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih kemasan dan mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai.

Pemerintah Kota Bandung berharap, melalui gerakan sederhana seperti membawa wadah sendiri, masyarakat dapat berkontribusi langsung dalam menjaga lingkungan sekaligus mengurangi dampak negatif sampah plastik bagi ekosistem perkotaan. (*/Bdg)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait