Helikopter PK-CFX Jatuh di Sekadau, Empat Penumpang Ditemukan Tewas, Tiga Masih Terjepit

Kamis, 16 April 2026

JEJAKHUKUMNUSANTARA.COM, SEKADAU – Empat penumpang helikopter PK-CFX yang jatuh di kawasan hutan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan di lokasi kejadian pada Kamis (16/4/2026).

Komandan Kodim Sanggau, Nurrachman Gindha Dradhizya, yang berada di lokasi kejadian menyampaikan bahwa keempat korban telah berhasil dievakuasi dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah.

“Empat penumpang sudah dievakuasi, sudah kami masukkan ke kantong jenazah,” ujarnya.

Meski demikian, proses evakuasi belum sepenuhnya selesai. Dandim mengungkapkan masih terdapat tiga jenazah yang berada di dalam badan helikopter dan belum dapat dikeluarkan karena kondisi yang sulit.

“Tiga jenazah masih di dalam heli, posisinya terjepit,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi medan serta posisi korban yang terhimpit di dalam badan pesawat membuat evakuasi lanjutan tidak memungkinkan dilakukan pada malam hari. Tim gabungan pun telah menyiapkan langkah teknis untuk melanjutkan proses evakuasi pada keesokan harinya.

“Besok pagi kita lakukan pemotongan besi dan mengeluarkan jenazah dari dalam heli,” tambahnya.

Helikopter nahas tersebut diketahui milik PT Matthew Air dan sebelumnya dilaporkan hilang kontak di wilayah Kecamatan Nanga Taman. Berdasarkan data manifes, helikopter tersebut membawa delapan orang, terdiri dari dua kru dan enam penumpang.

Kedua kru yang berada dalam penerbangan tersebut adalah pilot Marindra W dan teknisi atau engineer on board (EOB) Harun Arasyid. Sementara enam penumpang lainnya masing-masing berinisial Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

Hingga saat ini, penyebab jatuhnya helikopter masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan unsur terkait terus berupaya mengevakuasi seluruh korban serta mengamankan lokasi kejadian.

Peristiwa ini menjadi duka mendalam dan perhatian serius, mengingat seluruh penumpang dalam penerbangan tersebut diduga menjadi korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. (*)

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait

banner-iklan

Perkembangan Virus Corona

Baca Juga

banner-iklan

Berita Terpopuler