JEJAK HUKUM NUSANTARA.Com, MALUKU – Persiapan menjelang pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela terus dimatangkan.
Memasuki hitungan hari menjelang agenda nasional tersebut, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, S.I.P., M.Han., memerintahkan percepatan pembangunan helipad di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (14/7/2026).
Percepatan pembangunan helipad dilakukan sebagai bagian dari kesiapan menyambut rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia yang dijadwalkan menghadiri prosesi groundbreaking Blok Masela apabila tidak terdapat perubahan agenda kenegaraan.
Pada hari kedua peninjauan di lapangan, Pangdam menegaskan kepada seluruh personel dan pihak yang terlibat agar mengoptimalkan seluruh kemampuan serta sumber daya yang tersedia demi mempercepat penyelesaian fasilitas tersebut.
Menurutnya, helipad memiliki fungsi yang sangat vital karena akan menjadi pintu masuk utama bagi tamu negara, sekaligus mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
“Keberadaan helipad di Desa Lermatang memiliki nilai taktis dan strategis yang sangat tinggi. Ini menjadi akses utama kedatangan Presiden, mempermudah jalur evakuasi medis, serta memastikan kesiapsiagaan operasional TNI dalam mendukung pembangunan daerah,” tegas Mayjen TNI Dody Triwinarto.
Ia menekankan bahwa percepatan pekerjaan tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan, keamanan, maupun standar teknis pembangunan. Seluruh proses harus tetap memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan sehingga fasilitas tersebut benar-benar layak digunakan saat pelaksanaan kegiatan.
Menurut Pangdam, helipad bukan hanya dipersiapkan untuk kepentingan seremoni groundbreaking semata, tetapi juga akan menjadi infrastruktur strategis yang memiliki manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Ke depan, fasilitas tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas pemerintah, aparat keamanan, layanan kesehatan melalui evakuasi medis udara, distribusi logistik, hingga memperkuat respons cepat terhadap kondisi darurat di wilayah kepulauan.
Selain memantau pembangunan helipad, Pangdam bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan lokasi acara beserta berbagai sarana dan prasarana pendukung lainnya.
Seluruh aspek teknis terus dievaluasi agar pelaksanaan groundbreaking PSN Blok Masela berlangsung aman, tertib, lancar, dan sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.
Koordinasi lintas sektor pun terus diperkuat. Kodam XV/Pattimura, pemerintah daerah, instansi terkait, aparat keamanan, serta masyarakat Desa Lermatang bergotong royong memastikan seluruh persiapan dapat diselesaikan tepat waktu.
Semangat kolaborasi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menyukseskan salah satu agenda pembangunan nasional terbesar di Indonesia bagian timur.
Kehadiran proyek Blok Masela diyakini akan membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan konektivitas kawasan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku, khususnya Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Dengan semakin intensifnya persiapan di lapangan, pembangunan helipad menjadi salah satu prioritas utama yang diharapkan rampung sesuai target.
Fasilitas ini tidak hanya menjadi simbol kesiapan daerah menyambut kunjungan Presiden, tetapi juga akan menjadi aset strategis yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi pembangunan, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Lermatang dan sekitarnya. (JHN-one).