Rehabilitasi Ruang Kelas Dan Pembangunan Toilet SDN 5 Belida Darat Jadi Sorotan LAKRI Muara Enim Dan Masyarakat Setempat Terindikasi Di Kerjakan Asal Jadi

Rabu, 24 Desember 2025

Jejakhukumnusantara.com — Muara Enim. Rehabilitasi Ruang Kelas dan Pembangunan Toilet SDN 5 Belida Darat diduga dikerjakan asal jadi tanpa mengutamakan Kualitas bangunan, 24/12/2025.

Revitalisasi adalah proses menghidupkan kembali atau menggiatkan kembali sesuatu yang pernah vital (penting/hidup) tetapi mengalami kemunduran, dengan melakukan perbaikan menyeluruh pada aspek fisik, ekonomi, dan sosial agar kembali berfungsi optimal dan memiliki nilai tambah, seperti revitalisasi kawasan kota tua, sungai, atau sekolah. Ini bukan sekadar perbaikan, tetapi juga menyempurnakan struktur dan fungsi agar relevan dengan kondisi baru.
Aspek penting dalam revitalisasi
Intervensi Fisik: Perbaikan bangunan, infrastruktur, atau penataan ruang.
Intervensi Non-fisik: Perbaikan ekonomi, sosial, budaya, dan pelibatan masyarakat.
Peningkatan Nilai: Memberikan nilai tambah pada kawasan atau objek yang direvitalisasi.
Contoh revitalisasi
Revitalisasi Kawasan Kota: Mengubah area kumuh atau terbengkalai menjadi pusat kegiatan baru dengan mempertahankan nilai sejarahnya.
Revitalisasi Sungai: Mengembalikan fungsi ekologis dan estetika sungai yang tercemar.
Revitalisasi Pendidikan: Memperbaiki sarana prasarana sekolah agar layak dan berkualitas.
Tujuannya
Meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Mengembalikan fungsi asli dan potensi yang hilang.
Menciptakan kawasan yang lebih produktif, aman, dan nyaman.

Direktorat Jendal Pendidikan usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Melalui Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025, mengalirkan dana bantuan Ke Sekolah SDN 5 Belida Darat didesa Lubuk Semantung Kecamatan Belida Darat Kebupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan Senilai Rp 441.711.441 berjudul;
Nama Kegiatan; Bantuan Pemerintah program Revitalisasi Satuan Pendidikan Dasar.
Pekerjaan; Revitalisasi Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
Nama Pekerjaan; A. Pembangunan Toilet. B. Rehab Ruang Kelas (3 ruangan).
Jumlah Dana Bantuan; Rp 441.711.44.
Sumber Dana; APBN Tahun 2025.
Pelaksana; Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan.
Waktu pelaksana; 150 hari kalender.

Berdasarkan Informasi dan laporan dari warga setempat kepada awak media dan Lembaga bahwa pekerjaan proyek Toilet dan rehap ruang kelas ini diduga dikerjakan asal jadi saja, kerena terlihat dari fisik bangunan yang dikerjakan sekitar 4 bulan ini sudah ada tanda tanda kerusakan, kusen pintu/jendela yang tidak di ganti meski sudah ada yang bolong dan dimakan rayap, lantai semen sudah pecah, Plafon sudah ada yang lepas, pengecetan tidak rapi, pemasangan Instalasi Listrik, hingga pekerjaan toilet yang tidak rapi, Tolong cek pak, Untuk rangka baja atap sekitar 70% pakai yg lama
Untuk rangka Plafon 90% pakai yg lama.
“Ujar masyarakat setempat yang enggan menyebutkan namanya”.

Berdasarkan laporan warga itu Tim investigasi Media Dan Lembaga LAKRI mendatangi sekolah tersebut untuk mengecek dan mengambil data. Dan hasil pantauan dilapangan tim melihat secara langsung fisik bangunan dan mengambil data,

Dari data itu Ketua LAKRI Muara Enim Feri Fadli mengambil kesimpulan bahwa apa yang dilaporkan warga itu benar,
“Ada beberapa bagian yang sudah menunjukkan tanda tanda kerusakan, seperti plafon, lantai semen, bahkan cat dinding pun tidak merata, terlihat juga dari meterial yang di gunakan seperti Plafon yang hanya menggunakan Triplex tipis, pemasangan instalasi listrik, rangka atap, kusen pintu /jendela, bahkan ada beberaoa material yang swharusnya digantai tapi tidak diganti oleh pelaksana, kan sayang dengan anggaran yang saya rasa sudah cukup fantastis nilainya itu tidak digunakan maximal”ucapnya.

Kalau kami hitung hitung berdasarkan temuan dilapangan, pembanguna Toilet dan Rehap kelas SDN 5 Belida Darat diduga melenceng dari aturan yang sebenarnya pekerjaannya pun diduga tak sesuai Spekifikasi dan terindikasi ada penyalah gunaan wewenang dan tanggung jawab yang berpotensi korupsi oleh oknum yang tak sepantasnya melakukannya,
Kepada pihak-pihak yang berwenang agar kirannya dicek kembali dan kalau tak sesuai kami meminta supaya di perbaiki sebelum batas waktu pekerjaan, PHO atau serah terima.

Hingga berita ini diterbitkan dinas pendidikan kabupaten Muara Enim dan dinas pendidikan pusat belum bisa di hubungi.(i).

banner-panjang

Baca Juga

Berita Terkait